Saudara

Minggu, 31 Maret 2013


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Kata prasasti berasal dari bahasa Sanskerta, dengan arti sebenarnya adalah pujian. Namun kemudian dianggap sebagai piagam, maklumat, surat keputusan, Undang-undang atau tulisan.
Prasasti adalah piagam atau dokumen yang ditulis pada bahan yang keras dan tahan lama. Penemuan prasasti pada sejumlah situs arkeologi , menandai akhir dari zaman prasejarah, yakni babakan dalam sejarah Kuno Indonesia yang masyarakatnya belum mengenal tulisan menuju zaman sejarah dimana masyarakatnya sudah mengenal tulisan. Pada umumnya dapat dikatakan, bahwa bangsa kita memasuki zaman sejarahnya sejak abad ke-5 Masehi, oleh karena itu kira-kira dari zaman itu sampailah kepada kita keterangan-keterangn tertulis yang pertama, berupa prasasti-prasasti (piagam-piagam) di atas batu yang ditemukan di Kutai berasal dari raja Mulawarman dan di Jawa Barat berasal dari raja Purnawarman. Tak dapat disangkal bahwa mula-mula adanya tulisan di negeri kita, sebagaian ternyata dari prasasti-prasasti tersebut berasal dari India.
Dalam pengertian modern prasasti sering dikaitkan dengan batu nisan atau di gedung terutama pada saat peletakkan batu pertama atau peresmian suatu proyek pembangunan.
Prasasti Yupa merupakan prasasti batu yang ditulis dengan huruf pallawa dan bahasa sanskerta, prasati ini ditemukan di Kutai, Kalimantan Timur dan berisi mengenai hubungan genealogi pada masa pemerintahan raja Mulawarman. Kali ini kelompok kami akan membahas tentang makalah yang berjudul “Prasasti Yupa Sebagai Sumber Sejarah Kerajaan Kutai pada Masa Raja Mulawarman” untuk mengetahui isi dan fungsi prasasti Yupa yang terdapat pada kerajaan Kutai.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian prasasti dan prasasti Yupa?
2.      Apa isi prasasti Yupa?
3.      Apa fungsi prasasti Yupa?
C.    Tujuan Makalah
1.      Untuk mengetahui pengertian prasasti dan prasasti Yupa.
2.      Untuk mengetahui isi prasasti Yupa.
3.      Untuk mengetahui fungsi prasasti Yupa.















BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Prasasti
Prasasti menurut ensiklopedia adalah piagam atau dokumen yang ditulis pada bahan yang keras dan tahan lama. Sedangkan menurut etimologi prasasti adalah pujian. Sebagian besar prasasti diketahui memuat keputusan mengenai penetapan sebuah desa atau daerah menjadi sima atau daerah perdikan. Sima adalah tanah yang diberikan oleh raja atau penguasa kepada masyarakat yang dianggap berjasa, ada juga prasasti yang berisi tentang tentang perkara perdata (disebut prasasti jayapatra atau jayasong), sebagai tanda kemenangan (jayacikna), tentang utang-piutang (suddhapatra), dan tentang kutukan atau sumpah. Prasasti tentang kutukan atau sumpah hampir semuanya ditulis pada masa kerajaan Sriwijaya. Serta adapula prasasti yang berisi tentang genealogi raja atau asal usul suatu tokoh.
Prasasti dapat ditemukan dalam bentuk angka tahun maupun tulisan singkat. Angka tahun dapat ditulis dengan angka maupun candrasengkala, baik kata-kata maupun tulisan. Tulisan singkat dapat ditemukan pada dinding candi, pada ambang pintu bagian atas dan pada batu-batu candi.
Bahan yang digunakan untuk menuliskan prasasti biasanya berupa batu atau lempengan logam, daun, dan kertas. Selain andesit, batu yang digunakan adalah batu kapur, pualam, dan basalt. Dalam arkeologi, prasasti batu disebut upala prasasti. Prasasti logam yang umumnya terbuat dari tembaga dan perunggu, biasa disebut tamra prasasti. Hanya sedikit sekali prasasti yang berbahan lembaran perak dan emas. Adapula yang disebut ripta prasasti, yakni prasasti yang ditulis di atas lontar atau daun tal. Beberapa prasasti terbuat tanah liat atau tablet yang diisi dengan mantra-mantra agama Buddha.

B.     Prasasti Yupa
Sampai kini prasasti tertua di Indonesia teridentifikasi berasal dari abad ke-5 Masehi, yaitu prasasti Yupa dari kerajaan Kutai, Kalimantan Timur. Pada tahun 1879 ditemukan beberapa buah prasasti yang dipahatkan pada tiang batu. Tiang batu itu disebut  Yupa, yaitu nama yang disebutkan pada prasasti-prasastinya sendiri. Sampai saat ini telah ditemukan tujuh buah Yupa, dan masih ada kemungkinan Yupa yang lain belum ditemukan.
Prasasti-prasasti yang ditemukan di Kalimantan Timur itu mula-mula ditemukan hanya empat buah, kemudian tiga buah yang lainnya ditemukan. Menurut Kern, huruf yang digunakan adalah huruf palawa dengan bahasa sansekerta. Semuanya dikelurkan atas titah (perintah) seorang penguasa daerah itu pada masa tersebut, yang bernama Mulawarman, yang dapat dipastikan bahwa Ia adalah seorang Indonesia asli, karena kakeknya masih mempergunkan nama Indonesia asli, Kundunga.
Prasasti yang menyebutkan silsilah Mulawarman, raja terbesar di daerah Kutai kuno itu, berbunyi sebagai berikut:
Crimatah cri-narendrasya,
 Kundungasya mahatmanah,
Putro cvavarmmo vikhyatah,
 Vanicakartta yathancuman,
Tasya putra mahatmanah,
 Trayas traya ivanayah,
Tesan trayanam pravarah,
 Tapo-bala-damanvitah,
Cri mulavarmma rajendro,
 Yastva bahusuvar nnakam,
 Tasya yajnasya yupo yam,
 Dvijendrais samprakalpitah 

Yang artinya:
Sang Maharaja Kundungga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, sang Aswawarman namanya, yang berarti sang angsuman (Dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aswawarman mempunyai putra tiga, seperti api yang suci tiga. Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah sang Mulawarman, raja yang berperadaban baik, kuat dan kuasa. Sang Mulawarman telah mengadakan kenduri emas amat banyak. Untuk peringatan kenduri itulah tugu batu ini didirikan oleh para Brahmana.
Prasasti lain yang dikeluarkan oleh Mulawarman berisi
Crimad-viraja-kirtteh
Rajnah cri-mulavarmmanah punyam
Crnantu vipramukhyah
Ye canye sadhavah purusah       
Bahudana-jivadanam
Sakalpavrksam sabhumidanan ca
Tesam punyagananam
Yupo yam stahipito vipraih
Yang artinya:
Dengarkanlah oleh kamu sekalian, Brahmana yang terkemuka dan sekalian orang baik lain-lainnya, tentang kebaikan budi sang Mulawarman, raja besar yang sangat mulia. Kebaikan budi ini ialah berwujud sedekah banyak sekali, seolah-olah sedekah kehidupan atas mata-mata pohin kalpa (yang member segala keinginan), dengan sedekah tanah yang dihadiahkan. Berhubung dengan semua kebaikan itulah tugu ini diberikan oleh para Brahmana sebagai peringatan.
Prasati yang ketiga berisi:
Sri-mulavarmmana rajna
Yad dattan tila-parvvatam
Sa-dipamalaya sarddham
Yupo yam likhitas tayoh
Yang artinya adalah tugu ini ditulis untuk peringatan dua perkara yang telah disedekahkan oleh Sang Raja Mulawarman, yakni segunung minyak (kental), dengan lampu serta malai bunga.
Masih ada lagi prasastinya yang lain, berbunyi:
Srimato nrpamukhyasya
Rajnah sri-mulavarmmanah
Danam punyatame ksetre
Yad dattam vaprakesvare
Dvijatibhyo gnikalpebhyah
Vinsatir nggosahasrikam
Tasya punyasya yupo yam
Krto viprair ihagataih
Yang berarti Sang Mulawarman, raja yang mulia dan terkemuka, telah memberi sedekah sapi 20.000 ekor sapi kepada para Brahmana yang seperi api, (bertempat) di tanah yang suci (bernama) Waprakeswara. Untuk peringatan akan kebaikan budi sang raja itu, tugu ini telah dibuat oleh para Brahmana yang datang di tempat ini.
Prasasti yang lainnya yang ditemukan belakangan, berbunyi sebagai berikut:
Sri-mulavarmma rajendra(h) sama vijitya partthi (van)
Karadam nrpatimms cakre yatha raja yudhisthirah
Catvarimsat sahasrani sa dadau vapprakesvare
Ba….. trimsat sahasrani punar ddadau
Malam sa punar jivadanam pritagvidham
Akasadipam dharmmatma partthivendra (h) svake pure
  … … mahatmana
Yupo yam sth (apito) viprair nnana desad iha (gataih)
Artinya:
Raja Mulawarman yang tersohor telah mengalahkan raja-raja di medan perang dan menjadikan mereka bawahannya seperti yang dilakukan oleh raja Yudhisthira. Di waprakeswara raja Mulawarman menghadiahkan (sesuatu) 40 ribu, lalu 30 ribu lagi. Raja yang saleh tersebut juga memberikan jivadana dan cahaya terang di kotanya. Yupa ini didirikan oleh para bramana yang datang ke sini dari pelbagai tempat. 
Dari prasasti-prasastinya yang sudah ditemukan sampai saat ini, dapat diketahui nama beberapa orang tokoh, serta bagaimana kira-kira kehidupan keagamaan pada waktu itu, bagaimana kehidupan dan keadaan masyarakat pada umumnya.
Bahan yang sampai kepada kita cukup untuk mengungkapkan keadaan zaman tersebut secara lengkap dan menyeluruh, sehingga pengetahuan mengenai zaman tersebut, untuk sementara terbatas pada sumber yang ada.

C.     Fungsi Prasasti Yupa
Seperti yang telah kita ketahui prasasti Yupa dibuat sebagai:
1.      Menggambarkan silsilah Raja Mulawarman.
2.      Mengenang kebaikan Raja Mulawarman.
3.      Ucapan terimakasih kepada para Brahmana.
Dapat kami simpulkan dari prasasti Yupa, kita dapat menggambarkan kehidupan sosial masyarakat Kutai dengan melihat ketaatan/pengabdian mereka pada raja Mulawarman, kita dapat melihat keagamaan masyarakat kutai yang menyembah Dewa Siwa yang artinya mereka menganut agama Budha, kita dapat melihat kehidupan ekonomi mereka melalui persembahan Sapi yang dipersembahkan kepada Brahmana, mungkin masyarakat kutai berternak dan yang tidak kalah penting prasasti dibuat sebagai sumber sejarah kerajaan Kutai.
















BAB III
PENUTUP


Kesimpulan
Dari penjelasan makalah di atas dapat disimpulkan bahwa prasati Yupa merupakan temuan arkeologi yang ditemukan di Kerajaan Kutai, Kalimantan Timur yang dipahat pada tiang batu dengan menggunakan huruf pallawa dan bahasa sanskerta. Dengan adanya prasasti ini  sedikit demi sedikit keberadaan Kerajaan Kutai daan keadaan masyarakat pada umumnya.
Prasasti yang ditemukan sebanyak tujuh buah Yupa, yang semuanya menerangkan bagaimana kepemimpinan raja Mulawarman. Prasasti yang pertama menerangkan silsilah Mulawarman adalah raja terbesar di daerah Kutai kuno, prasati yang selanjutnya menerangkan tentang kebaikan budi Sang Mulawarman, raja besar yang sanat mulia, prasasti yang ketiga adalah sedekah dari sang Mulawarman yang berupa segunung minyak dengan lampu serta malai bunga, ada lagi prasasti yang menyebutkan Sang Mulawarman menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada brahmana yag seperti api. Prasasti yang terakhir berbunyi raja Mulawarman yang tersohor telah mengalahkan raja-raja di medan perang.
Sehingga dengan adanya prasasti tersebut, dapat dijelaskan bagaimana kerajaan Kutai pada masa raja Mulawarman dan dapat di ketahui fungsi dan tujuan didirikannya prasasti Yupa adalah sebagai sumber sejarah bahwa kerajaan Kutai pernah ada di Nusantara.


















Daftar Rujukan

1 komentar:

  1. Best Casinos to Play at the Wynn Casino - Dr.MD
    Best casino for players 영주 출장마사지 with real money at the Wynn Hotel. Discover 고양 출장마사지 the top slot 나주 출장샵 machines, table games and more. Play 공주 출장샵 online 당진 출장샵 casino games.

    BalasHapus